Pusat Buat Jersey Gunungkidul
Cara Cek Kualitas Sablon atau Printing Jersey
Kenali Teknik Printing Jersey yang Umum Digunakan
Sebelum cek kualitas, pahami dulu teknik yang sering di gunakan :
-
Sublimasi (Sublimation Print) : Cocok untuk jersey berbahan polyester. Warna menyerap ke serat kain, hasilnya ringan, tidak mengelupas, dan tahan lama.
-
Polyflex (Heat Transfer Vinyl) : Menggunakan lembaran bahan vinyl yang di potong sesuai desain, kemudian di tempel dengan mesin press. Biasanya di gunakan untuk nama dan nomor punggung.
-
DTF (Direct to Film) : Desain di cetak di film khusus kemudian di pindahkan ke kain menggunakan panas. Cocok untuk desain full color dan detail tinggi.
-
Screen Printing (Sablon Manual) : Masih di gunakan, namun jarang untuk jersey karena prosesnya kurang fleksibel untuk desain rumit.
Periksa Tajamnya Warna dan Detail Desain
Dalam hal ini, pastikan warna sablon cerah dan tajam, tidak pudar. Untuk detail seperti logo, font kecil, dan gradasi harus terlihat jelas, tidak buram atau pecah. Namun untuk jersey tim, konsistensi antar kaos penting jangan sampai satu pemain menggunakan warna berbeda dari yang lain.
Rasakan Permukaan Sablon
-
Sablon sublimasi tidak terasa saat di sentuh, karena tinta menyatu dengan serat kain.
-
Polyflex dan DTF terasa menempel di permukaan. Pastikan tidak terlalu tebal atau kaku.
-
Hindari sablon yang terasa lengket, kasar, atau mudah terkelupas saat di garuk ringan.
Tes Elastisitas dan Daya Tahan
Jersey sering di gunakan untuk olahraga, jadi sablon harus tahan tekanan dan gerakan. Lakukan tes berikut:
-
Tes Tarik : Tarik bagian jersey yang ada sablonnya. Apabila sablon retak, artinya kualitas buruk.
-
Tes Cuci : Cuci jersey 1–2 kali (kalau memungkinkan), kemudian cek apakah sablon tetap utuh dan warna tidak luntur.
Cek Lem atau Tempelan
Untuk teknik seperti polyflex atau DTF periksa bagian pinggir sablon, pastikan tidak mengelupas atau menganga. Apabila ada bagian yang terasa seperti bisa di kupas, kemungkinan sablon belum di press dengan benar atau kualitas bahan buruk.


